BERITA HARI INI

0
GRESIK-Kawanan penjahat kembali mengacak-acak wilayah hukum Gresik. Kini, modus yang digunakan yakni berpura-pura menjadi anggota polisi sambil membawa senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) memperdayai Rofikul Fitria (18), pemuda asal Dusun Kricak Desa Karangan Kidul Kecamatan Benjeng dan Abdur Rahman (21) pemuda asal Dusun Ploso, Desa Kalipadang Kecamatan Benjeng.
Informasinya, kejadian berawal ketika Rofikul berboncengan sepeda motor Suzuki Satria F nopol W-6707- MS bersama Abdul Rahman setelah pulang bermain dirumah temannya di Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Menganti, Kamis (26/6) dini hari, ssekitar pukul 02.00 WIB.
Ketika melintas di Jalan Raya Desa Ngembung Kecamatan Cerme, tiba-tiba sepeda motornya dipepet kawanan penjahat yang naik mobil Avanza. Karena terlalu mendadak, Roafikul terjatuh. Kemudian 3 orang berambut cepak langsung menodongkan pistolnya ke Rafikul dan memasukkan ke dalam mobil. Sementara Abdul Rahman berhasil melarikan diri.
Didalam mobil, kepala korban ditutupi dengan jaket. Lantas, pelaku memukuli pelipis kiri korban dihantam oleh gagang pistol hingga berdarah. Tidak berhenti di situ, korban Rofik dibawa putar-putar ke Surabaya dan diturunkan ditengah jalan.
Kapolsek Cerme, AKP Irianto kepada awak media, Kamis (26/6)menjelaskan bahwa Rofikul dilepas diwilayah Kebraon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.
"Pelaku membawa kabur, sepeda motor Suzuki Satria milik korban, 1 Blakcberry Davis 9220, 1 handphone Cross, KTP dan STNK sepeda motor korban. Sementara pelakunya masih dalam penyelidikan,"tukasnya.(sho)

0
GRESIK -Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) terus berekspansi mengembangkan bisnis usahanya untuk mencapai visi menjadi koperasi terbaik dan terbesar di Asia Tenggara tahun 2020,
Untuk itu. KWSG memantapkan langkah dengan membangun Pabrik Fiber Cement Board yang peletakan batu pertama tanda dimulainya proyek pembangunan pabrik fiber cement board di Desa Wonokerto kecamatan Pungging, Mojokerto, Kamis (26/6).
"Berkembangnya proyek properti yang meningkat tiap tahun, juga berpengaruh terhadap permintaan fiber cement board, peluang inilah yang kita manfaatkan," kata Ketua Pengurus KWSG Edi Kartika. Ditambahkan, pembangunan pabrik ini membutuhkan Investasi sebesar Rp208 miliar.
Pabrik Fiber ini dibangun diatas lahan seluas 5,6 hektar tersebut dengan waktu pembangunan selama 12 bulan dan diharapkan dapat produksi komersial pada September 2015, "Pabrik ini memiliki 2 line mesin berkapasitas 8 ribu lembar fiber cement board perhari atau 4,8 juta lembar pertahun. Sedangkan area pemasaran adalah fokus wilayah Jawa Timur,"imbuhnya.
Edi Kartika menambahkan,bahwa, pembangunan pabrik fiber cement board ini merupakan langkah KWSG dalam mengembangkan bisnis usaha guna memantapkan target dan pertumbuhan berkelanjutan. Selain melakukan pengawalan implementasi management resiko atas aktifitas yang dilakukan untuk meminimalisasi resiko bisnis.
"KWSG juga konsen dalam Pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance),"paparnya.
Kinerja yang dicapai KWSG yang terus tumbuh menggembirakan, Pencapaian tersebut terbukti pada pendapatan tahun 2013 mencapai Rp2,26 triliun atau meningkat 29 % dibanding tahun 2012 sebesar Rp 1,75 Triliun. Ebitda tercatat Rp 93,76 miliar atau meningkat 30 % dibanding tahun 2012 sebesar Rp 72,04 miliar.
Sedangkan SHU setelah pajak mencapai Rp 60,25 miliar atau meningkat 26 % dibanding tahun 2012 sebesar Rp 47,73 miliar, untuk asset tahun 2013 tercapai Rp 792,05 miliar atau meningkat 27 % dibanding tahun 2012 sebesar Rp 621,55 miliar.
"SHU yang dibagikan kepada anggota pada tahun 2013 mencapai Rp 36,14 miliar," imbuh Edi Kartika.(sho)

0
GRESIK-Jelang datangnya bulan puasa, tim rukyatul hilal dari Lajnah Falakiyah PCNU Gresik melakukan persiapan di bukit Condrodipo di Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, Kamis (26/6).
Persipan dilakukan untuk observasi dalam menentukan awal datangnya 1 Ramadan 1435 H. Pelaksanaan rukyatul hilal akan dilaksanakan Jum'at (27/6) ini di balai rukyat bekerjasama dengan Kemenag Gresik.
Rukyatul hilal akan dilaksanakan sore mulai setelah Asar hingga Maghrib. Tim yang melakukan rukyatul hilal berjumlah 40 orang terdiri dari Lajnah Falakiyah NU Gresik, Kemenag Gresik, dan beberapa ormas di Gresik serrta tim pemburu hilal.
Beberapa peralatan yang disiapkan yakni manual total station dan teleskop otomatis motorik. Penggunaan telekop otomatis motorik ini dibantu dengan teodolit untuk memandu posisi hilal.
Selain itu, didukung software astronomi yang secara otomatis bisa mengikuti ketinggian hilal. Software akan terintegrasi dari telekpo ke laptop serta proyektor. Sehingga mempermudah tim pemula yntuk bisa melihat langsung melalui proyektor.
Menurut Koordinator Tim Rukyatul Hilal, Adul Mu'I'd, bahwa, persiapandilakukan untuk persiapan kegiatan rukyat.
"Karena dalam mensetting peralatan membutuhjanwaktu lama sehingga saat pelaksanaan rukyat seluruh alat sudah siap digunakan,"tandasnya.
Dikatakannya, secara hisab, ketinggian hilal pada waktu Maghrib, 0, 16 derajat. Dari perspektuf astronomi, ketinggian tidak bisa dilihat dengan mata tekanjang.(sho)

0
GRESIK- Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina 5 lantai dimulai yang ditandai dengan penekan tombol sirine oleh Wabup Moh Qosim , dan Bupati Sambari Halim mengoperasikan alat berat untuk memasang tiang pancang, , Rabu (25/6).
Rencananya bangunan tersebut untuk pasien kelas 3 ini menelan total biaya sekitar Rp.90 milyar dari APBD Gresik.
Pembangunan ini akan menempati lahan sekitar 2.000 m2 yang berada di sebelah timur dari bangunan yang ada sekarang. Posisinya berada di bekas lahan Akademi Perawat (Akper) Gresik yang sudah direlokasi.
Dalam penjelasannya Bupati Gresik mengatakan, Tahun 2014 ini merupakan pembangunan tahap awal. Dana yang dikucurkan pada tahap awal ini mencapai Rp. 30 milyar. Selebihnya akan dibangun pada tahap selanjutnya yaitu tahun 2015. Setelah dibangun nanti, maka praktis Rumah Sakit ini akan menampung lebih banyak pasien. "Sesuai Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur, Rumah Sakit Ibnu Sina bakal menjadi rumah sakit regional yang akan melayani beberapa kabupaten kota sekitar Gresik," katanya .
Sementara Direktur RSUD Ibnu Sina Endang Puspitowati melalui kabag Humas Pemkab Gresik, Suryo Wibowo menjelaskan, RS Ibnu Sina yang baru ini diproyeksikan untuk ruang rawat inap pasien kelas 3. Yaitu untuk masyarakat menengah kebawah serta gakin.
Ruang kelas 3 ini letaknya ada di lantai II. Lantai 1 untuk IRD dan fasilitas penunjang lainnya, lantai III untuk Instalasi pelayanan obstetric neonatal emergency komprehensif (ponek), sedangkan lantai IV untuk pelayanan operasi dan HCU. "Memang kebutuhan ruang untuk pasien kelas 3 ini sangat mendesak," ujar Endang.(sho)

0
GRESIK-Kecelakaan maut kembali memakan 1 tewas ditempat kejadian, setelah tergenjet truk, Rabu (25/6).
Informasinya, kecelakaan iberawal ketika truk Mitsubishi nopol B-9798-EW yang dikemudikan Suroso (34), warga Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan, Rembang, Jawa Tengah, berjalan dari arah Gresik ke arah Lamongan.
Pada saat di Jl Raya Ambeng-ambeng Kecamatan Duduksampean, Suroso kurang memperhatikan pandangan depan sehingga meneruduk Toyota Hiace nopol L-1388-YQ, yang dikemudikan Kamidam Abdulloh (68), warga Desa Sumari Kecamatan Duduksampean dengan membawa penumpang Santuni (78), warga Dusun Jetak Desa Sumari, Kecamatan Duduksampean yang sedang berhenti karena kondisi jalan padat.
Akibatnya, Toyota Hiace tersebut menyerusuk truk tronton nopol BE- 9061-CC yang disopiri oleh Rudy Marpaung (48), warga Jl. Soekarno Hatta, RT 1, RW 3, Bandung, Jawa Barat.
Akibatnya, Kadiman Abdulloh mengalami luka. Sedangkan Santuni tergenjet didalam moncong truk dan tewas ditempat kejadian.
Bgian depan truk yang dikemudikan Suroso juga penyok bagian belakang, Hiace yang disopiri Kadiman juga ringsek. Sedangkan, truk tronton hanya bagian belakangnya yang peyot.
asatlantas Polres Gresik, AKP Achmad Faisol Amir melalui Kanitlaka Sugeng Sulistiyono, membenarkan kejadian itu,
"Satu korban meninggal dunia dan luka, karena tergenjet didalam moncong truk,"terangnya.(sho)