BERITA HARI INI

0
GRESIK-Keberhasilan Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng dalam mengelola Dana UP2K, mendapatkan penghargaan Pakarti Utama 3 yang diberikan langsung oleh Ketua Umum PKK Pusat Ny. Fita Gumawan kepada Ketua TP PKK Gresik, Ny. Maria Ulfa Sambari Halim Radianto,dalam acara bulan bhakti gotong royong masyarakat X dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 41 di Kabupaten banjar – Sikib Kalimatan.
"Penghargaan ini bukan merupakan tujuan utama, namun lebih pada bagaimana kita mengoptimalkan produk –produk unggulan di desa tersebut. Dan yang paling penting lagi bagaimana masyarakat setempat bisa lebih berinovasi dalam memanfaatkan hasil daerah tersebut. Artinya bagaimana caranya bahan – bahan atau produk itu bisa di manfaatkan hingga tidak ada barang yang tersisa, jadi semuanya bisa bermanfaat bagi masyarakat,"ujar Hj Maria Ulfa Sambari Halim Radianti, Senin (03/06).
Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng memiliki produk unggulannya seperti kerupuk, opak jepit, kemasan dan bordir. Namun, kurang berinovasi, atrinya bahan-bahan sisanya belum bisa dimanfaatkan.
" Ini merupakan tantangan ke depan untuk lebih mengembangkan dengan inovasi-inovasi baru," jelasnya
Keberadaan Desa Sirnoboyo merupakan satu satunya desa yang berhasil memanfaatkan dana UP2K. Awalnya pada tahun 1992 dengan dana awal sebesar Rp 450.000 hingga Juni 2013 sudah mencapai Rp 164.778.250,- (sho)



0
GRESIK-Ribuan buruh dari Sekretariat Bersama Serikat Pekerja Serikat Buruh (Sekber SP-SB) berjanji akan mengepung pabrik kayu PT Artha Karya Nusa (AKN) yang berada di Jl. Segoromadu Kecamatan,Kebomas kalau managemen perusahaan tersebut tak bersedia mempekerjakan lagi 71 buruh yang di-PHK sepihak karena mendirikan serikat pekerja.
Buruh juga bakal ngluruk ke Kantor Bupati dan DPRD Gresik yang menuntut agar rekannya yang pengurus dan anggota PUK SP NIBA SPSI PT AKN dipekerjakan lagi. Lainnya, mendesak bupati dan dewan supaya mengawasi pemberlakukan hak-hak normatif.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Niaga Bank Jasa dan Asuransi (F SP NIBA) K SPSI Gresik, Teguh Prasetyo Utomo kepada wartawan, Minggu (02/06)mengatakan,bahwa, aksi bersama buruh dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas PHK pengurus PUK PT AKN. Selain di-PHK sepihak, hak normatif ke-71 buruh juga dibaikan.
"Sebenarnya kami sudah melakukan cara persuasif, tetapi perusahaan AKN menolak. Bahkan, kesepakatan yang diinstruksikan Disnaker Gresik juga diabaikan," ujarnya.
Demi mematangkan aksi puluhan organisasi buruh yang tergabung dalam Sekber SP-SB berkumpul di BLK Disnaker Jalan Proklamasi. Mereka bersepakat melakukan sweping perusahaan se-Kabupaten Gresik.
Setiap perusahan diminta menyertakan 10 persen anggota pimpinan unit kerja untuk ikut aksi. Cara-cara seperti ini selalu dilakukan Sekber SP-SB Gresik setiap menghadapi masalah. Hasilnya hampir sebagian besar dapat diselesaikan dengan pihak perusahaan mengabulkan tuntutan buruh.
Sementara itu, perwakilan Sekber SP-SB Suyanto mengatakan, bahwa, rencana untuk memobilsasi masa dikelompokkan dalam tiga wilayah. Wilayah Utara, wilayah tengah atau kota dan wilayah Selatan. Mereka akan berkumpul di Kantor Bupati Jalan Wahidin Sudirohusodo dan selanjutnya menuju PT AKN dan DPRD Gresik.
"Kami harapkan ada penyelesaian secara menyeluruh," tukas Ketua DPC Konfederasi SPSI Gresik itu.
Sedangkan Kepala Disnaker Gresik Siswadi Aprilianto kepada wartawan mengatakan, bahwa, pihaknya tidak dapat berbuat banyak. Sebab, semua proses sudah dilakukan sesuai ketentuan UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, namun penyelesaiannya mentah.
"Kami serahkan kepada perusahaan yang menampung pekerja," katanya.
Sebelumnya, Disnaker Gresik juga sudah melakukan pemeriksaan kepada perusahaan yang mokong tersebut.Bahkan, dewan sudah mendukung buruh dan Disnaker Gresik.(sho)


0
GRESIK-Siswa siswi SD Muhammadiyah GKB melakukan pawai keliling perumahan Gresik Kota Baru (GKB) dengan  mengenakan seragam mirip tokoh-tokoh di Indonesia, Minggu (02/06). Kegiatan tersebut bertema "Dengan Pembelajaran Fun Menumbuhkan Kreatifitas Dalam Rangka Memupuk Kepercayaan Diri Siswa - Siswi SD Muhammadiyah GKB" . Kegiatan ini dimunculkan sebagai salah satu bentuk aplikasi pembelajaran tematik di SD.
 Setelah pawai, mereka pentas seni dan lomba setiap level kelas di lapangan futsal SD Muhammadiyah GKB seperti lomba mirip tokoh, fashion show, tari lagu daerah di  nusantara, baca puisi dan lainnya.
Rusydi sebagai pemenang tokoh mirip Sakerah dengan bangga menyampaikan dirinya bangga dengan tokoh legenda yang dianggap banyak membantu rakyat.

“Hanya mengenakan atribut dan berhias yang dibantu oleh mama, maka sudah semangat dan bangga hati memerankan Sakerah," ujarnya.(ali/sho)
0
GRESIK-Warga Desa Iker-iker Geger Kecamatan Cerme geger dengan penemuan mayat Murokim (57) warga Desa Cerme Kidul RT..04 RW.06 Kecamatan Cerme yang ditemukan tewas mengambang di tambak, Minggu (02/06).
Informasinya, Murokim menyewa tambak milik Desa Iker-iker Geger Kecamatan Cerme dengan mempekerjakan Warsito sebagai pandego atau penjaga tambak yang disewanya.
Pada Sabtu (01/06) sore, Murokim datang diantar istrinya Juariyah dengan memberitahu kepada Warsito akan menjala ikan ditambaknya sekaligus mematau pertumbuhan benih ikan yang telah ditebar di tambaknya.
Warsito mempersilahkan juragannya untuk menjala di tambaknya sendiri. Pada malam hari, Warsito datang ke tambak untuk mengecek juragannya sekaligus menjalankan tugas menjaga tambak.
Setalh dicari, Murokim sudah tidak ada di sekitar tambak. Sehingga Warsito berpikir juragannya sudah pulang ke rumahnya. Tanpa curiga, dia tidur dalam gubuk disekitar tambak.
Baru Minggu (02/06) pagi, Warsito pergi ke rumah juragannya untuk rembukan hasil menjala ikan sekaligus mengecek keberadaan juragannya.
Ternyata, Murokim tidak ada di rumah. Sebaliknya, keluarga juragannya mengira kalau Murokim menginap ditambak.
Tak pelak, Warsito kaget dan buru-buru kembali ke tambak untuk mengecek juragannya. Dia kaget sesampai ditambak karena melihat jasad juragannya terapung di dalam tambak dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan kepada keluarga juragannya maupun pihak berwenang yang segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Muhammad Nur Hidayat SIK, M.Si membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.(sho)



0
GRESIK- Prestasi yang ditorehkan 10 siswa peraih NUN tertinggi tingkat Kabupaten Gresik, tidak menjamin mereka secara otomatis bisa masuk ke SMA Negeri yang menjadi pilihannya.
Sebaliknya, mereka harus tetap mengikuti seleksi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) seperti siswa yang lain.
Sebab, aturan di Dinas Pendidikan (Disdik) Gresik, bahwa, siswa yang mendapat prestasi di tingkat nasional dan internasional yang ada garansi masuk sekolah negeri tanpa tes.
"Kalau prestasinya tingkat nasional, otomatis bisa masuk ke SMA Negeri tanpa tes. Kalau prestasi tingkat Kabupaten hanya mendapat tambahan poin saja,"tutur Kabid Pendidikan Dasae Dinas Pendidikan Gresik, Siti Mujayaroh yang baru beberapa bulan menjabat eselon III tersebut, Sabtu (01/06)..
Diakuinya, tidak ada siswa SMP Di Gresuk yang masuk 10 besar siswa peraih NUN untuk tingkat Propinsi Jawa Timur dan Nasional.
"Hanya secara kelembagaan, kita masuk dalam nomer 5 di Jawa Timur,"tandasnya.
Selama ini. ada beberapa SMA Negeri yang menjadi favorit sehingga persaingan sangat sengit untuk tes masuk. Begitu juga wali murid banyak berharap agar anaknya dapat bersekolah di SMAN 1 Gresik ataupun SMA Negeri 1 Manyar.(sho)