BERITA HARI INI

Tampilkan postingan dengan label hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hukum. Tampilkan semua postingan
0
GRESIK-Menyambut hari ulang tahun Bhayangkara ke 68 tahun 2014, jajaran Polda Jatim melakukan mutasi besar-besaran. Sejumlah perwira, mulai wakapolres, Kasat dan Kapolsek juga ikut terkena pindah tugas.
Beberapa perwira yang terkena mutasi diantaranya, Kompol Dolly A Primanto yang sebelumnya menjabat wakapolres Gresik, menempati jabatan baru sebagai Wakapolres Sidoarjo. Sedangkan posisinya diisi oleh Kompol Alfian Nurizal yang sebelumnya Wakapolres Kediri,
Kasatlantas Polres Gresik, AKP Achmad Faisol Amir digantikan AKP Cinthya Dewi Arista yang sebelumnya, sebagai tenaga pendidik di SPN Polda Jatim.
Kasat Shabara Polres Gresik, AKP Abdul Rokib, menjabat Kapolsek Gresik, jabatan diduduki AKP Jannah, yang sebelumnya menjabat wapolsek Kebomas. AKP Mulyono menjabat Kapolsek Manyar, AKP Darsuki menjadi Kasubag hukum Polres Gresik
Kapolsek Dukun, AKP Saibani dipindah tugaskan sebagai Kapolsek Bojonegoro kota, sedangkan pengganti sebelumnya menjabat Kanit Idik I, Satreskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Windu Priyo Prayitno, Kaur Reg Ident (KRI) Polres Gresik Iptu Tony menduduki jabatan KRI Sidoarjo, sedangkan penggantinya adalah Iptu Sony Suhartanto, kanit laka Polres Tulung Agung
Kapolres Gresik, AKBP E Zulpan membenarkan adanya mutasi itu, "Soal mutasi setingkat kapolsek dan kasat adalah kewenanganya Polda Jatim dan rata-rata yang terkena mutasi adalah ada peningkatan, semisal wakapores Gresik ke Polres Sidoarjo" jelasnya, Selasa (1/7)
Sementara, peringatan HUT Bhayangkara ke 68, Polres Gresik usai upacara, memusnahkan ribuan boto miras dengan 75 tersangka dalam 65 kasus dalam operasi semeru 2014. Pemusnahan barang bukti oleh Muspida Kabupaten Gresik didepan pendopo Bupati Gresik, Selasa (1/7).(sho)

0
GRESIK-Kawanan penjahat kembali mengacak-acak wilayah hukum Gresik. Kini, modus yang digunakan yakni berpura-pura menjadi anggota polisi sambil membawa senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) memperdayai Rofikul Fitria (18), pemuda asal Dusun Kricak Desa Karangan Kidul Kecamatan Benjeng dan Abdur Rahman (21) pemuda asal Dusun Ploso, Desa Kalipadang Kecamatan Benjeng.
Informasinya, kejadian berawal ketika Rofikul berboncengan sepeda motor Suzuki Satria F nopol W-6707- MS bersama Abdul Rahman setelah pulang bermain dirumah temannya di Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Menganti, Kamis (26/6) dini hari, ssekitar pukul 02.00 WIB.
Ketika melintas di Jalan Raya Desa Ngembung Kecamatan Cerme, tiba-tiba sepeda motornya dipepet kawanan penjahat yang naik mobil Avanza. Karena terlalu mendadak, Roafikul terjatuh. Kemudian 3 orang berambut cepak langsung menodongkan pistolnya ke Rafikul dan memasukkan ke dalam mobil. Sementara Abdul Rahman berhasil melarikan diri.
Didalam mobil, kepala korban ditutupi dengan jaket. Lantas, pelaku memukuli pelipis kiri korban dihantam oleh gagang pistol hingga berdarah. Tidak berhenti di situ, korban Rofik dibawa putar-putar ke Surabaya dan diturunkan ditengah jalan.
Kapolsek Cerme, AKP Irianto kepada awak media, Kamis (26/6)menjelaskan bahwa Rofikul dilepas diwilayah Kebraon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.
"Pelaku membawa kabur, sepeda motor Suzuki Satria milik korban, 1 Blakcberry Davis 9220, 1 handphone Cross, KTP dan STNK sepeda motor korban. Sementara pelakunya masih dalam penyelidikan,"tukasnya.(sho)

0
GRESIK-Berdalih penghasilannya tak mencukupi untuk membeli BBM dan rokok, 4 pekerja outsourcing dari PT.Aneka Jasa Grhadika (AJG) yang dipekerjakan di PT. Petrokimia Gresik (PKG) nekad mencuri pigmen red atau pewarna pupuk.
Mereka yang berkomplot yakni Kasan Sujono (34) warga Jl Gub Suryo GG 8 No 53 Kelurahan Tlogo Pojok Kecamatan Gresik, H Moch Jailani (47) warha Dusun Jambu RT 02 RW 02 Desa Semampir Kecamatan Cerme, Suwito (40) warga Jl Abd Karim 2 / 9 Kelurahan Karangpoh RT 01 RW 02 Kecamatan Gresik dan Aji Pandowo ( 51) warga Jl Simo Tambakan GG 1 No 55 Surabaya.
"Uangnya buat beli rokok sama beli bensin,pak. Gaji gak cukup,"ujar tersangka Kasan Sujono dihadapan petugas di Mapolsek Kota Gresik, Kamis (19/06).
Setiap sak pigmen red yang dicuri, mereka jual seharga Rp. 350.000,-. Kemudian, Kasan Sujono memberi hasil penjualan masing-masing @ Rp. 25.000,-
Kapolsek Kota Gresik, AKP Mulyono SH menerangkan, bahwa, penangkapan tersangka berawal berawal dari kecurigaan satpam dengan truk AJG yang mengangkut sampah. Setelah di cek ada pigmen red seberat 25 kilogram. Dari gudang Phonska Pabrik 2 PT Petrokimia Gresik.
"Selanjutnya kita lakukan penyelidikan dan menemukan barang bukti (BB) 1 sak pigmen red yang belum sempat dijual,"ujarnya.
Modus yang dilakukan pelaku yakni sewaktu menjelang Maghrib, pelaku mengeluarkan pigmen seberat 25 kg sebanyak 8 - 10 sak diletakan di sampah untuk mengelabui supaya bisa keluar.
Keesokan harinya, pigmen red diambil dan diturunkan di TPA Ngipik lalu dijual per sak Rp 350.000,-. Pelaku jampir setiap Minggu mengambil sekali. Mereka sudah bekerja disana sekitar 2 tahun .
"Sudah hampir 1,5 tahun, tersangka diincar oleh Buser Polsek Kota Gresik. Tapi BB tak diketahui. Bahkan, mereka sempat melawan. Terakhir, mereka ambil 16 sak. Ada yang sudah terjual dan belum. Akhirnya BB kami diambil dari rumahnya,"papar Mulyono.
"Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara,"pungkasnya.(sho)

0
GRESIK- Fahmi bin Muhammad Alhabsyi (22) warga Jl. Trunojoyo, RT 01, R 01 Kelurahan Tapa'an, Kecamatan Bugul Kidul, Kabupaten Pasuruan,dijebloskan dalam tahanan. Pasalnya. Dia ditangkap polisi diduga sebagai penjual narkoba.
Saat ditangkap, dia krdapatan membawa Sabu-sabu (SS) juga membawa pil koplo sebanyak 70 butir.
Tertangjapnya Fahmi berawal saat anggota Reskoba Polres Gresik mendapatkan informasi, bahwa
Fahmi adalah salah pengedar narkoba.
Mendapatkan informasi tersebut, petugas melakukan penyangongan. Akhirnya, buruannya muncul di Jl. Panglima Sudirman. Selanjutnya oleh Kanitreskoba Aiptu Mariyanto bersama anak buahnya menguntit dari belakang.
Tepat di Pasar Senggol di Jl Arif Rahman Hakim, buruanya berhenti. Langsung dilakukan penggeledahan, ternyata dilipatan sebelah paha kanan dan rokok mild berisi 1 klip plastik berisi SS dan sakunya berisi pil koplo sebanyak 70 butir.
Kasat Reskoba, AKP Sutopo kepada awak media, Jum'at (6/6) membenarkan anggotanya telah menangkap tersangka..
"Tersangka masih kami kembangkan, barangkali bisa mengaku bandarnya, "tegasnya.(sho)

0
GRESIK-Pertemuan beberapa petinggi TNI dan Polri di Sentul dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dimana diperintahkan polisi harus netral, perlu ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Gresik, AKBP E Zulpan, dalam acara serah terima jabatan, Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Gresik, Jum'at (6/6).
"Ini adalah perintah dari pusat, jadi kita dibebani tugas untuk mensukseskan pilpres yang aman dan netral. Tolong diterjemahkan sendiri perintah SBY, "tuturnya kepada anggotanya di halaman Mapolres Gresik.
Selain itu, Kapolres AKBP E Zulpan, mengucapkan terima kasih kepada anggotanya, yang selama ini mengabdi sebagai Kasat dan Kapolsek dijajaranya. Juga meminta yang mengemban amanah sebagai Kasat dan Kapolsek, agar meningkatkan kinerjanya.
Beberapa periwira yang terkena mutasi yakni Kasatpolair Gresik dijabat oleh AKP Arisandi, sedangkan AKP Bintara bergeser ke Satpolair Tanjung Perak, Surabaya.
Kasat intel Polres Gresik, AKP Agus Tri Widodo digantikan oleh AKP Zulkarnaen. Kapolsek Duduksampeyan ditempati oleh AKP I Made Parwita. Sementara, AKP Bould Hotasoit yang sebelumnya menjabat Duduksampeyan menjadi Wakapolsek Driyorejo.
AKP Zamzani sebelumnya menjabat Kapolsek Sangkapura digeser menjadi Kapolsek Balongpanggang, sedangkan AKP Budi Wiranto ditarik sebagai Kasubagren Polres Gresik. Semantara, AKP Tulus yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Driyorejo dipromosikan menjadi Kapolsek Sangkapura, Bawean. (sho)

0
GRESIK-Residivis spesialis pembobol rumah, Ahmad Mustakfiri yang tinggal di Desa Suci RT 04 RW 04 Desa Suci Kecamatan Manyar dan Sandi Ahmad Ramadhan Alias Ambon (22) asal Kupang yang tempat tinggal tidak tetap (T4) ditangkap jajaran Polres Gresik, Rabu (04/06)
Penangkapan berawal anggota Dalmas Polres Gresik yang kehilangan Blackberry. Setelah terlacak di konter milik.Ahmad Mustakfirin.
Kemudian dilakukan interogasi. Ternyata, blackberry didapat dari Ambon yang llangsung ditangkap.
Dihadapan polisi, Ambon mengaku telah mellakukan pencurian sebanyak 6 tempat kejadian perkara (TKP) yakni Jl.Veteran Tirta dgn hasil 9 unit ponsel, 1 Laptop. Kemudian TKP Kelurahan Gulomantung dengan hasil 1 unit laptop warna putih dan 2 buah ponsel mereka Samsung. Setelah itu, TKP di dekat Pak Elan dengan hasil 4 buah ponsel merk Samsung dan Cross. Juga di TKP Desa Pongangan di Jl.Gamping dengan hasil ponsel merek Samsung.
Dari tangan tersangka, polisi menyita 1 Bbah Blackbery Belagio Bold type 9790 warna putih milik anggota Dalmas Polres Gresik. Dan hasil pengembangan disita 1 buah Laptop Merk ACER warna hitam, 1 buah laptop merk Ftec warna putih,1 buah ponsel Samsung..
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Ayub Diponegoro Azhar, Rabu (04/06) membenarkan penangkapan residivis kambuhan tersebut.(sho)

0
GRESIK-Dua pekerja di perusahaan BUMN, PT Barata Indonesia (BI) ditangkap polisi karena judi togel di halaman parkir pabriknya.
Kedua tersangka yakni Agung Pambudi (46) warga Desa jetis, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk yang bekerja sebagai satpam ditangkap karena bertindak sebegai pengecer. Sedangkan Wicaksono alias Sony (43)warga Jl. Tambak Segaran, Surabaya yang juga sopir perusahaan BUMN tersebut.
Tertangkapnya, kedua tersangka berdasarkan informasi yang diterima anggota Reskrim Polsek Kebomas, bahwa dilingkungan BUMN yang bergerak dibidang pengecoran baja itu, ada pengecer togel.
Mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan dan ternyata benar. Petugas melakukan penyanggongan, saat buruanya yang bernama Wicaksono habis mengantarkan orang ke pabrik, selanjutnya parkir mobil dan ditangkap.
Saat dilakukan penggeledahan tidak mengakui, begitu hanphonenya diperiksa ternyata ada sms berisi tombokan. Tidak banyak bicara, digelandang ke Mapolsek Kebomas.
Kepada petugas, Sony mengaku uang tombokan disetorkan ke Agung Pambudi. Langsung saja petugas menangkap Agung dikostnya di Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas.
Kapolsek Kebomas, Kompol Isbari, Selasa (03/06), membenarkan anggotanya telah menangkap 2 judi togel,
"Dua orang tersangka kami jerat dengan pasal 303 KUHP ancaman hukuman 5 tahun penjara "tegasnya.(sho)

0
GRESIK-Kepolisian resort Gresik meminta kepada orang tua peserta pendaftaran Akademi Kepolisian 2014, tidak percaya dengan orang yang menjanjikan bisa memasukan dengan sejumlah biaya. Sebab, hal tersebut tidak benar.
Penegasan ini disampaikan Wakapolres Gresik, Kompol Dolly A Primanto, mewakili Kapolres Gresik, AKBP E Zulfan, dalam acara Pengumuman Kelulusan Rikmin (Riksa Adminitrasi) Awal dan Penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka Penerimaan Taruna Akpol 2014, di Aula Polres Gresik, Senin (2/6).
Penerimaan taruna Akpol 2014 itu, bersih, transfaran, akutabel dan humanis
"Tidak akan menerima suap dan kolusi. Kalau memang ada silahkan laporkan ke Polda Jatim "tegasnya.
Dolly A Primanto menambahkan,bahwa, pelaksanaanya penerimaan Akpol 2014 itu benar-benar bersih dan bebas kolusi, maka dilakukan penandatanganan fakta intregritas.
"Ini bertujuan mencegah kepada orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan menjanjikan bisa diterima sebagai Taruna Akpol "tuturnya.
Untuk itu, dia diminta kepada orang tua peserta, dimohon berhati-hati, agar jangan percaya bujuk dan rayuan orangyang tidak bertanggungjawab,
" Kami ucapkan selamat untuk peserta yang lulus dan diminta kepada yang belum lulus agar tetap bersabar, mungkin itu belum nasibnya, tetap berusaha dan berdo'a,"pesannya.
Wakapolres Gresik, Kompol Dolly A Primanto juga berpesan kepada para peserta, agar menyiapkan mental, baik yang diterima maupun tidak diterima.
"Yang diterima jangan gembira dulu, karena masih ada tes lanjutan. Sedangkan yang tidak diterima juga jangan stres, karena waktu masih panjang dan tetap berdo'a, "tuturnya.
Sementara, hasil pengumuman Pengumuman Kelulusan Rikmin Awal Akpol 2014, dari 79 orang peserta, yang terdiri 71 Polki (Polisi Laki-laki) dan 8 Polwan (Polisi wanita), yang memenuhi persyaratan sebanyak 63 peserta, terdiri dari 55 Polki dan 8 Polwan. Sedangkan yang tidak lulus sebanyak 16 peserta (sho)

0
GRESIK- Sebanyak 4 tersangka judi bola dalam pertandingan Indonesia Super Liga (ISL), berhasil dibekuk oleh Reskrim Polsek Kebomas di beberapa tempat berbeda.
Mereka yakni Budi Mulyono (34) warga Dusun Dalemrejo, M Asadad (33), warga Dusun Watang Rejo, M Chaviful Afif (26), Basori (35), Kesemuanya warga Desa Ambeng-ambeng Watang Rejo, Kecamatan Duduksampeyan,
Selain pengamankan 4 tersangka, polisi juga menyita barang bukti uang hasil taruhan Rp 800 ribu dan 4 handphone untuk sms judi bola.
Tertangkapnya, 4 penjudi itu berawal dari informasi masyarakat, bahwa di salah satu rumah di wilayah Jl Mayjend Sungkono dijadikan ajang judi bola.
Mendapatkan informasi itu, Kasubnit reskrim Polsek Kebomas, Ipda Semain bersama anggotanya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Budi Mulyono.
Dari keterangan Budi, polisi juga mengamankan, M Asadad. Berdasarkan Pengakuan Asadad mengembang Chaviful Afif hingga ke pengepulnya, yakni Basori, pemilik warung kopi di Desa Ambeng-ambeng.
Kapolsek Kebomas, Kompol Isbari membenarkan anggotanya menangkap judi bola" Tersangka taruhan judi bola disalah satu televisi swasta, pertandingan antara kesebelan Sriwijaya Palembang vs Persita Tangerang dan
Mitra Kukar (Kutai Kertanegara) vs Persisam (Samarinda), dengan cara melalui sms salah satunya memegang kesebelan yang ini dan lawannya dan berhasil ditangkap saat bermain,"tegasnya kepada awak media, Minggu (01/06). (sho)

0
GRESIK- Polisi bakal menjadi sopir pikap yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Betoyo Guci, Kecamatan Manyar, Kamis (29/5) kemarin, menjadi tersangka.
Pasalnya, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari unit Kecelakaan Lalu-lintas Satlantas Polres Gresik yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Achmad Faisol Amir, sebelum terjadi kecelakaan, diduga ban mobil pik up terbuka yang berpenumpang 13 termasuk sopir itu, ban belakang kanan kurang angin alias gembos.
"Sebelum terjadi kecelakaan, hasil olah TKP ban kanan belakang kempes diduga sopir meneruskan perjalan dengan kecepatan tinggi, sehingga terjadilah kecelakaan " tegas Achmad Faisol Amir kepada awak media, Jum'at (30/05).
Sehingga, ada indikasi mengarah ke sopir akibat kelalainya. Namun, AKP Faishol masih belum menetapkan tersangka. Sebab, sopir kondisinya masih dirawat di RS Medika, Sembayat, Kecamatan Manyar,
"Sopir belum kami periksa, jadi belum ditetapkan tersangka. Tetapi, memang mengarah ke Sopir. Tunggu diperiksa dulu "tegasnya.
Selain itu, pelanggaran lain, bahwa mobil pik up tidak diperbolehkan mengangkut penumpang.
"Lihat hasil pemeriksaan saksi dan sopir, sabar dulu, ya, "katanya..
Kalau terbukti, maka Abdul Mutholib (32), warga Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu sebagai sopir pikap berpenumpang 12 orang yang mengalami kecelakaan maut hingga menewaskan 3 orang dan 13 luka itu bakal dijerat UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan angkutan jalan dan pasal 310 KUHP, akibat kelalainya menghiklangkan nyawa orang, ancaman hukuman 6 tahun penjara.
Sebagaimana diketahui, kecelakaan maut terjadi di Jl Raya Betoyo Guci, Kecamatan Manyar, Kamis (29/5) kemarin. Mobil pik up "seruduk" 2 sepeda motor yang menyebabkan. 3 tewas.
Sampai saat ini, sebagian besar korban kecelakaan masih di rawat di rumah sakit Medika, Sembayat dan RS Ibnu Sina Gresik.(sho)