BERITA HARI INI

0
GRESIK-Pemusatan dan latihan (sanlat) seleksi masuk perguruan timggi negeri (SMPTN) Tahun 2013 kembali digelar Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Gresik yang berlangsung di PP Al Muniroh Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah,Kamis (23/05).
Sedikitnya, 67 siswa terbaik dari SMA sederajat di Gresik mengikuti kegiatan yang telah kali kedua digelar tersebut.
Mereka berasal dari Kecamatan Panceng, Dukun, Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Kebomas, Gresik, Menganti, Cerme, dan Driyorejo.
Dalam mengikuti sanlat, siswa akan digembleng oleh tutor terbaik Jawa Timur selama sebulan.
Menurut Ketua PC GP Ansor Gresik, Muhammad Faizin mengatakan, bahwa, jumlah peserta memang kuotanya ada penurunan. Namun, target capaiannya harus meningkat. Bila sanlat sebelumnya diikuti 70 siswa yang lolos PTN 42 siswa.
"Untuk tahun ini baru diikuti sekitar 67 siswa. Target kami ada peningkatan yang lolos PTN. Kami targetkan 90 persen," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Gresik M Nadlif menyambut baik kegiatan yang dilakukan PC GP Ansor Gresik. Sebab, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Ansor terhadap pendidikan Gresik. Sebab, seharusnya kegiatan pelatihan masuk perguruan tinggi negeri dilaksanakan pemerintah.
"Semoga ada peningkatan jumlah yang lolos di PTN ada peningkatan dibandingkan dengan yang tahun lalu," harapnya.
Ditambahkan Nadlif, ada tiga model penerimaan masuk PTN untuk saat ini. Pertama 50 persen diberikan kesempatan kepada siswa yang mempunya nilai rapot kelas X hingga kelas XII baik. Kedua, kesempatan 10 persen hingga 25 persen untuk lulusan SMA sederajat tiga tahun sebelumnya.
"Baru sisanya itu lewat jalur mandiri. Dan biasanya jalur mandiri itu faktornya biaya," pungkasnya. (sho)

0
GRESIK- Pembeli maupun penjual yang sedang transaksi di Pasar Baru Gresik (PBG) geger. Sebab, Achmad Zainul Abidin (44) warga Jl. onokasian, RT 05, RW 02 Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo tiba-tiba terjatuh dan meninggal dunia, Kamis (23/05). Diduga, dia pengidap penyakit jantung.
Informasinya, Ahmad Zainul Abidin datang dari Sidoarjo mengendarai mobil pik up yang disopiri oleh Safi'I (60),yang juga mertuanya. Tujuan ke PBG mengirimkan garam .
Sesampai ditempat tujuan, dia turun dari mobil dan tiba-tiba jalannya sempoyongan, lalu terjatuh.
Sejumlah pedagang di PBG berusaha untuk menolong. Sayangnya, Zainul sudah tidak bernyawa lagi.
Kemudian, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kota Gresik yang segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan keluargnya, korban memang mempunyai ruwayat penyakit.
Kapolsek Kota Gresik, AKP H. Mulyono, menerangkan, dalam olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,
 "Dugaan sementara, korban memang mempunyai riwayat penyakit jantung," tegasnya.(sho)

0
GRESIK- Puluhan warga Desa Sumurber Kecamatan Panceng berbondong-bondong menghadiri sidang pencemaran nama baik terhadap mantan Kades Sumerber Ach.Syafi'i dengan terdakwa Eliya Faridah (38) warga Desa Sumurber Kecamatan Panceng yang digelar di PN Gresik, Rabu (22/05).
Pendukung terdakwa yang memakai baju merah memenuhi ruang tunggu di Pengadilan.
Dalam dakwaannya, JPU Fadilah SH telah mendakwa Eliya Farida dengan pasal berlapis. Yakni pasal 310 ayat (1) dan ayat (2) KUHP.
Dalam dakwaan tindak pidana pemcemaran nama baik tersebut i dilakukan pada Senin (07/01) sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di depan Masjid Baitul Amin dan balai desa Sumurber Kecamatan Panceng.
"Terdakwa dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang yakni Ach.Syafi'i Las selaku kades Sumerber waktu itu," ungkap Fadilah saat membacakan dakwaan.
Waktu itu, kata Fadilah, terdakwa berencana melakukan unjuk rasa atau demo. Lalu terdakwa mengirimkan surat pemberitahuan kepada polisi. Selanjutnya, terdakwa yang dibantu 6 orang anaknya mempersiapkan alat untuk demonstrasi seperti, pick up pengeras suara, banner dan selebaran.
Di depan masjid, terdakwa melakukan orasi bernada mencemarkan nama baik kades dengan mengatakan, kepala desa bejat harus turun dari jabatan karena pemerintahannya seperti anjing. Wis jelas-jelas bejat kok gak tahu diri, dasar manusia binatangm Penzinah dan lain-lain. Orasi tersebut direkam pakai kamera oleh saksi korban. Merasa di lecehkan korban lalu melaporkan ke polisi hingga proses sidang.
Sidang dengan Majelis hakim yang diketuai Mustajab SH ditunda pekan depan dengan agenda eksepsi dari penasihat hukum terdakwa.(sho)


0
GRESIK-Anggota DPRD Gresik yang partainya tak lolos menjadi peserta Pemilu Legislatif (Pileg) Tahun 2014 nanti, mulai mreteli jelang batas akhir atau injury time perbaikan berkas bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang ditetapkan oleh KPUD Gresik sebelum diumumkan menjadi daftar calon sementara (DCS).
Surat terakhir yang masuk meja pimpinan DPRD Gresik berasal dari Hj. Lilik Hidayati yang mengajukan pengunduran diri sebagai anggota legislatif karena loncat partai dengan menjadi Bacaleg PPP Gresik untuk daerah pemilihan (Dapil I ) yang meliputi Kecamatan Gresik-Kebomas.
"Saya memang menjadi Bacaleg PPP untuk Dapil I. Kebetulan ada Bacaleg yang mundur,"ujar politisi dari F-PKNU tersebut dengan santai,Rabu (22/05).
Dijelaskan Lilik, bahwa, keputusan loncat partai dengan menjadi Bacaleg PPP karena lobi serta restu dari KH. Masbukhin Faqih serta restu dari suaminya.
"Kebetulan berkas untuk persyaratan pencalegan juga sudah lengkap. Jadi, tinggal disetor saja ke KPUD Gresik,"paparnya.
Lilik Hidayati menggantikan Bacaleg PPP Gresik, H. Totok Basuki yang mundur. Sebab, dia memlilih mengurusi sepak bola dengan jabatannya selaku Ketua Pengkab PSSI Gresik.
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik, H. Zulfan Hasyim SH MH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya surat pengunduran diri dari Hj. Lilik Hidyati.
"Suratnya sudah kita tindaklanjuti dengan mengirimkan ke KPUD Gresik untuk persyaratan PAW (pergantian antar waktu) dengan mengusulkan calon penggantinya,"tandas Zulfan.
Hanya saja, kata politisi dari PKB tersebut, Hj. Lilik Hidayati dalam suratnya tidak menyebutkan alasannya mengundurkan diri.
Karena surat penduran diri Hj. Lilik Hidayati masih dalam proses, sambung Zulfan Hasyim, maka belum menjadwal pelantikan penggantinya yang konon bernama Hj. Aliyah Masluch Fanani.
Sekadar diketahui, jelang injury time, Hj. Lilik Hidayati membuat keputusan mundur karena menjadi Bacaleg PPP.
Praktis di F-PKNU DPRD Gresik tersisa Miftahul Jannah dan H.M. Syaikhu yang memilih meneruskan selaku anggota dewan hingga masa jabatannya berakhir di Tahun 2014 nanti.Sebab, sebelumya Saiful Kirom dan Khoirul Huda sudah mundur. (sho)


0
GRESIK-Penantian M. Ali Mansyur dan Hudaifa untuk segera duduk dikursi empuk legislatif, segera terwujud. Sebab, Badan Musyawarah (Banmus) sudah rapat untuk menentukan jadwal pelantikan atau pengambilan sumpah.
Dalam rapat Banmus, telah ditetapkan pelantikan M. Ali Mansyur dan Hudaifa pada Senin (27/05) pekan depan.
"Kita memang sudah menjadwal pelantikan 2 anggota DPRD Gresik melalui pergantian antar waktu (PAW) yakni Ali Mansyur dan Hudaifa yang menggantikan Saiful Kirom serta Khoirul Huda,"ujar Ketua DPRD Gresik, H. Zulfan Hasyim SH MH seusai rapat Banmus, Rabu (22/05).
Pelantikan PAW tersebut karena SK Gubernur No. 171.437/146/11/2013 tentang pemberhentian dan pengangkatan pengganti antar waktu anggota DPRD Gresik teranggal 13 Mei 2013.
Sedangkan Khoirul Huda yang ditemui di ruang F-PKNU mengaku tidak janji akan hadir dalam pelantikan atau pengucapan sumpah anggota dewan yang menggantikannya.
"Hukumnya tidak wajib untuk datang,"tukasnya.
Sekadar diketahui, F-PKNU memiliki 5 kursi di DPRD Gresik. Setelah dipastikan tidak lolos menjadi peserta Pemilu Legislatif (Pileg) Tahun 2014, ada 2 legislator yang mundur yakni Saiful Kirom dan Khoirul Huda.
Kalau Khoirul Huda loncat partai ke PPP karena sebagai Bacaleg sekaligus pengurus di DPC PPP Gresik. Sedangkan Saiful Kirom mundur untuk memberi kesempatan pengganti dibawahnya. Tapi, jelang injury time, Hj. Lilik Hidayati ikut mundur karena menjadi Bacaleg PPP.(sho)