BERITA HARI INI

0
GRESIK-Usulan eksekutif yang hendak borong mobil dinas (mobdin) senilai Rp. 9,4 milyar di pos sekretariat daerah dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerrah (P-APBD) Gresik Tahun 2013 membuat kaget kalangan dewan. Pasalnya, pada Kebijakan Umum Anggaran Platfom Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Gresik Tahun 2013, tidak menyebutkan rencana kegiatan anggaran (RKA) secara detail.
"Memang, pada KUA PPAS APBD Gresik 2013 hanya disebutkan ada kebijakan pengadaan mobil dinas. Tapi, tidak diperinci dalam RKA-nya,"ujar Ketua F-PKB DPRD Gresik, Moh Syafi' AM SH dengan nada serius, Rabu (04/09).
Diakuinya, F-PKB DPRD Gresik dalam pemandangan umum (PU) fraksi Ranperda tentang P-APBD Gresik Tahun 2013 dengan tegas mengambil sikap bahwa pengadaan mobil dinas harus dilakukan secara selektif.
"Jika mobil dinas itu untuk keperluan pejabat agar dibatalkan. Sedangkan untuk pembelian mobil ambulans, pemadam kebakaran dan angkutan untuk kebersihan harus tetap dilaksanakan. Ternyata, anggaran untuk mobil ambulans, PMK dan angkutan kebersihan menempel pada anggaran SKPD terkait. Jadi, ada beberapa pengadaan mobil. Yang di pos sekretariat daerah nilainya diusulkan naik menjadi Rp. 9,4 dari sebesar Rp. 2,4 milyar dan anggaran berbeda untuk pengadaan mobdin di SKPD terkait sendiri,"tuturnya.
Sedangkan rilis yang dilansir Pemkab Gresik menyebutkan, bahwa, mobdin yang akan diborong yakni 6 unit jenis Kijang Inova, 4 unit mobil mewah Mitsubshi Pajero, 2  unit double Cabin, 6 unit Isuzu Panther Patroli dan 22 unit jenis MPV.
Mitsubishi Pajero Pajero diperuntukkan untuk Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) untuk mengganti mobil yang lama. Sedangkan kendaraan jenis Kijang Inova dipakai dipakai oleh 2 SKPD baru yaitu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan. Sebab, dua SKPD tersebut peningkatan status dari Kanror menjadi Badan. Sehingga kenaikan eselon dari IIIA menjadi eselon IIB. 
Selebihnya yang 2 unit dipakai untuk Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) plus dan 2 unit yang lain dipakai untuk kendaraan operasional apabila ada tamu Pemerintah (VIP).
Kendaraan double cabin dipakai untuk operasional Pol PP untuk peningkatan pelayanan pengawasan galian C dan satunya dipakai untuk pelayanan survey pembangunan jalan oleh Bagian Pembangunan.
Sedangkan 22 mobil jenis MPV dipakai untuk beberapa keperluan operasional dinas. Mulai kendaraan operasional dari berbagai SKPD untuk pelayanan penanganan bencana, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sosial Masyarakat, Kependudukan, Pertanian, Perencanaan serta 6 mobdin dipakai operasional Ketertiban di wilayah perbatasan.
"Kalau untuk Forpimda, mestinya Mitsubishi Pajero ada 4 termasuk Kejaksaan dan Pengadilan. Kalau hanya 2 bukan untuk Forpimda," urainya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat (F-PD) Gresik, H. Samwil SH menyatakan partainya akan tetap megkritisi kebijakan anggaran yang tidak berpihak pada rakyat.
"Kalau, kebijakannya Pemkab Gresik berpihak kepada rakyat untuk kesejahteraan, kita akan dukung penuh,"tegasnya.
Sikap DPC PD Gresik terkait usulan Pemkab Gresik borong mobdin yakni segera berkordinasi dengan anggotanya di parlemen.
"Apakah perlu meng-goal-kan anggaran tersebut ?. Kalau tidak perlu, tentu kami akan menolak. Tapi, kita akan koordinasi dengan anggota kita yang duduk dikursi legislatif,"pungkasnya. (sho)

0
GRESIK-Penjualan Semen Indonesia daerah Area IV yang meliputi Kediri, Jombang, Blitar, Nganjuk, Trenggalek, dan Tulungagung terus meningkat. Tercatat mulai Januari hingga Agustus 2013, tingkat penjualan semen di wilayah tersebut mencapai 550.357 ton.
"Kediri masih memegang porsi terbesar di Area IV dengan penjualan mencapai 155.374 ton,"ujar Kepala Departemen Penjuala PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMI), Ketut Arsha Putra dalam rilisnya, Rabu (04/09).
Sedangkan penjualan semen semua merek di Jatim selama medio Januari-Juli 2013, mencapai 4,13 juta ton. Dari angka itu, SMI menguasai market share sebesar 72,5 persen.
" Pada awal Semester II ini, kami telah mengoperasikan fasilitas penggilingan baru di pabrik kami yang berada di Tuban dengan kapasitas 1,5 juta ton untuk mengatasi kekurangan pasokan. Sehingga, pelanggan atau peritel tidak perlu khawatir tentang jaminan pasokan semen," tuturnya.
Hingga Semester I 2013, SMI mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang menggembirakan. Laba bersih tercatat Rp2,58 triliun atau Rp 436 per saham atau meningkat 22,9% dari periode yang sama tahun 2012.
Pertumbuhan laba bersih Semen Indonesia sejalan dengan pencapaian pendapatan yang tercatat sebesar Rp11,4 trilliun atau meningkat 31,9% dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp8,6 trilliun.
Pendapatan tersebut didukung oleh total volume penjualan semen yang tercatat sebesar 12,23 juta ton atau meningkat 18,3% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 10,32 juta ton, yang terdiri dari volume penjualan dalam negeri sebesar 12,14 juta ton atau meningkat 18,0% dan penjualan ekspor sebesar 0,09 juta ton atau meningkat 170%.
Sementara itu volume penjualan semen nasional tumbuh 7,5% menjadi 27,83 juta ton dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebesar 25,89 juta ton.
Peningkatan penjualan Semen Indonesia yang melampaui pertumbuhan industri didukung oleh beroperasinya Pabrik Tuban IV dan Tonasa V dan semakin solidnya sinergi khususnya di bidang marketing dan distribusi di Semen Indonesia Group.
"Sehingga market share domestik kami mampu meningkat menjadi 43,6 persen dari tahun lalu sebesar 40,9 persen. Kami akan terus memperluas pasar dari tahun ke tahunn"imbuhnya.
Pendapatan SMI sebagian besar berasal dari pasar dalam negeri sebesar Rp10,91 triliun atau setara dengan 95,53% dari total pendapatan di semester I tahun 2013 atau meningkat 26,42% dibandingkan posisi penjualan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,63 triliun.
Dari pasar dalam negeri, komposisi pendapatan Semen Indonesia yang berasal dari pelanggan di Jawa dan luar Jawa hampir berimbang.
Di semester I 2013, pasar Jawa menyumbang pendapatan senilai Rp 5,72 triliun  atau 52,43% dari total penjualan domestik), sedangkan konsumen di luar Jawa berkontribusi terhadap pendapatan sebesar Rp 5,19 triliun atau sebesar 47,57% dari total penjualan domestik.
Selain mempertahankan dominasi di pasar dalam negeri, Semen Indonesia terus berupaya menggenjot penjualan ke pasar luar negeri, terutama negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Sepanjang Januari hingga Juni tahun ini, Semen Indonesia berhasil mencatatkan pendapatan di pasar luar negeri sebesar Rp 511,64 milyar.
Jumlah ini melonjak hampir 170% dibandingkan penjualan luar negeri di semester I tahun lalu yang hanya sebesar Rp 30,34 milyar.(sho)

0
GRESIK-Menjelang laga menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Petrokimia Gresik, Kamis (05/09), coach Persegres Widodo C Putro, mengevaluasi beberapa kelemahan timnya ketika menghadapi Persiba Balikpapan sehingga gagal memetik poin maksimal.
Selain itu, Persegres harus mengantisipasi spirit dari Barito Putera setelah mampu mengimbangi tuan rumah Arema Indonesia di kandangnya.
"Barito bagus secara tim,mereka bermain agresif. Spirit mereka juga tinggi. Kita harus bisa meredam,"ujarnya kepada wartawan disela-sela latihan jelang kontra Barito Putera, Rabu (04/09).
Namun, Widodo C Putro juga punya strategi untuk menghadapi Barito Putera yang diakui secara tim cukup komplit dimana memiliki winger dengan kecepatannya dan second line yang berani menusuk. Selain itu, Barito Putera tidak terpaku dengan mengandalkan seorang striker sebagai target man.
"Menghadapi Barito Putera, motivasi pemain harus tinggi. Kita harus bisa mendikte mereka,"imbuhnya.
Widodo juga menginggatkan pemainnya agar tidak membiarkan pemain Barito Putera tidak masuk ke pertahanan Persegres. Disamping itu, cara bermain skuad Persegres Gresik harus situasional dengan tidak bertumpu serangan dari sisi kiri.
Dengan bermain pada sore hari, Widodo C Putro berharap situasinya berbeda ketika Barito Putera menghadapi Arema Indonesia yang bermain pada malam hari.
"Semoga berbeda dengan bermain di sore hari,"harapnya.(sho)

0
GRESIK-Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Pilgub Jawa Timur mengeluhkan potongan honor dan biaya lainnya. Karena tahun-tahun sebelumnya tidak ada potongan yang berdalih pajak tersebut.
Seperti yang disampaikan Ketua KPPS Pilgub Jawa Timur Desa Randuagung Kecamatan Kebomas, Haris Tri Kurniawan kepada awak media, Selasa (03/09) yang mengatakan, bahwa, pihaknya dibuat kaget dengan adanya potongan tersebut. Apalagi, potongannya tidak hanya untuk honor anggota KPPS, tetapi biaya-biaya lainnya juga dikenakan potongan.
"Biaya sewa tenda, kursi maupun meja juga dipotong pajak. Bahkan, biaya pengangkutan kotak suara dari TPS ke PPS dipotong pajak. Padahal biayanya sedikit," ungkap..
Kurniawan yang juga pegawai perusahaan di Pelabuhan Gresik itu menunjukkan tanda terima rincian honor.
Dalam tanda terima tersebut disebut honor ketua Rp350 ribu, anggota Rp300 ribu dan linmas Rp200 ribu dipotong masing-masing pajak 5 persen.
Lainnya item yang dipotong pajak adalah pengangkutan logistikndari PPS ke TPS sebesar Rp70 ribu dipotong pajak 2 persen. Terakhir biaya sewa tenda, kursi dan meja Rp200 ribu dipotong pajak 2 persen.
"Kami sempat tanya tapi pihak kecamatan tidak tahu. Hanya yang membuat kami bingung adalah kalaupun pajak penghasilan, seingat saya hanya orang penghasilannya di atas Rp30 juta. Lha ini sudah kecil dapatanya tidak sebanding dengan waktunya, la kok dipotong," kata Kurniawan dengan nada kesal.
Komisioner KPUD Gresik, M. Faizin yang ditanya mengaku kalau hal tersebut yang mengetahui persis yakni sekretariat KPUD Gresik.
Sementara itu, sekretaris KPUD Gresik Fahruddin yang dikonfirmasi membenarkan potongan pajak tersebut tidak hanya terjadi di Randuagung, tetapi di Gresik dan bahkan di Jatim. Karena menyesuaikan Permenkeu bahwa pajak ditanggung penerima honor.
"Pihak PPK yang membayarkan ke Kantor Pajak, terus kami yang menerima surat setoran pajak (SSP)," tukasnya.(sho)

0
GRESIK-Kasus pencemaran nama baik pada mantan Kades Sumurber Kecamatan Panceng, Ahmad Syafi dengan terdakwa yang juga warga setempat yakni Idham Cholid, Nazidin, Suhud, dan Abdul Karim kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Selasa (03/09).
Agendanya mendengarkan keterangan para saksi. Persidangan menarik perhatian karena dihadiri puluhan warga pendukung Sumurber.
Salah satu saksi yakni Mudadi yang merupakan salah seorang perangkat desa yang berada di kubu Ahmad Syafii.
Dalam kesaksiannya, Mudadi mengaku warga termasuk para terdakwa ikut berada dibalai desa.
"Mereka mau menghalangi aparat desa yang hendak melepaskan berbagai spanduk menghina pak kades,"jelasnya.
Ketika ditanya oleh Majelis Hakim yang diketuai Kusno SH mengenai isi dari spanduk itu, saksi menjawabnya secara berbelit-belit.
"Intinya sih tidak menyenangkan, dan tidak pantas,"kelitnya.
Ketika terus didesak, saksi akhirnya bersedia menyebutkan isi dari tulisan itu. "Intinya sih, Pak Lurah tukang zinah seperti anjing. Lalu dia juga menyebut kalau Pak Lurah perutnya jemblung,"imbuhnya.
Mendengar pengakuan saksi, sejumlah orang yang menjadi pendukung terdakwa seketika berteriak mencemooh pengakuan saksi.
"Masak ada sih tulisan seperti itu.Tapi kalau memang perutnya jemblung, kenapa harus marah,"teriak pengunjung sidang.
Ketua Majelis Hakim Kusno SH meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rimin SH dan Mansur SH, bisa menghadirkan saksi lainnya dalam sidang berikutnya pekan depan. (sho)