0
GRESIK-Kalangan dewan mengkritisi usulan penambahan anggaran yang fantastis untuk KONI Gresik dan Pramuka dalam Perubahan APBD Gresik Tahun 2013. Pasalnya, kedua organisasi tersebut minim prestasi dan kegiatan.
Dalam draf kesepakatan Badan Anggaran (Bang-ang) DPRD dengan Tim Anggaran Pemkab Gresik, KONI dan Pramuka ditambah jatah tambahan sebesar Rp1 milyar. Sehingga, total dana KONI bengkak menjadi Rp 5,5 milyar.
Sedangkan Pramuka mendapat jatah total sebesar Rp 2,5 milyar.
Hal tersebut disoroti oleh F-PKB melalui juru bicaranya Dra Hj. Wafiroh Maksum MM saat membaca pandangan umum (PU) fraksi dengan mempertanyakan urgensi jatah untuk KONI dan Pramuka tersebut. Sebab, menurutnya, anggaran pendidikan saja kurang 20 persen. Bahkan, saat ini masih banyak keluarga miskin yang mengeluhkan sulitnya berobat di RSUD Ibnu Sina dan pendidikan gratis.
"Apa urgensinya penambahan dana Pramuka dan KONI. Harusnya dialihkan ke pendidikan atau kesehatan. Sebab, baik KONI maupun Pramuka juga sepi kegiatan dan minim prestasi," ujar poitisi asal Kecamatan Dukun itu.
Dalam jawaban Bupati atas PU fraksi tentang P-APBD Gresik Tahun 2013 di rapat paripurnma akhir pekan ini (31/08) mengatakan, bahwa, pengajuan tersebut dipergunakan untuk reward bagi atlet Gresik yang berprestasi di tingkat propinsi, nasional dan internasional.
"Sedangkan tambahan anggaran pramuka untuk pembangunan Bumi Perkemahan di Kecamatan Sidayu,"ujarnya
.(sho)
0
GRESIK-Diduga karena penyakitnya kambuh, Asmijan (70) warga Desa Jati Rambe RT. 07 RW.01, Kecamatan Benjeng, ditemukan meninggal di tambak yang berada di Desa Ambeng-ambeng Kecamatan Duduksampeyan, Minggu (01/09). Buruh tani tersebut meningga ketika membersihkan tambak jurangannya tersebut.
Pengakuan keponakannya bernama Khusnul (43) menerangkan, bahwa, ,Asmijan sedang berada di dalam tambak milik majikannya Khoirul Huda.
Untuk membersihkan tambak itu, Asmijan harus masuk dalam tambak. Ketika sudah ditambak yang airnya dingin, tiba-tiba saja penyakit asma yang dideritanya kambuh.
"Kata orang-irang, dia (Asmijan) sempat teriak-teriak minta tolong,"terangnya.
Mendengar teriakan korban, warga berlari menuju ke lokasi dan berusaha menolongnya. Sayangnya, kedatangan warga terlambat. Sebab, Asmijan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke polisi yang segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, polisi mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Duduksampeyan, untuk proses otopsi.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Muhammad Nur Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, polisi sedang mendalami kasus itu.
"Termasuk mencari tahu penyakit yang diderita oleh korban,"jelasnya
.(sho)
0
GRESIK-Ada pemandangan tak biasa dalam pertandingan antara Persegres Gresik meladeni Persiba Balikpapan, Minggu (01/09).
Sekitar 10 orang menggunakan busana khas Jepang sedang duduk di tribun VIP berbaur dengan Ultras Mania--sebutan pendukung Persegres Gresik.
Ternyata, 8 lelaki dan 2 perempuan tersebut merupakan saudara dari legiun Persegres asal Jepang, Shohei Matsunaga.
Mereka datang jauh-jauh dari Jepang, khusus untuk menyaksikan aksi Shohei Matsunaga di lapangan hijau yang bermian di Persegres Gresik.
Hanya saja, ada 1 saudara Sohei Matsunaga yang mampu sedikit berbahasa Indonesia yakni bernama Yomadhi yang sekaligus menjadi guide bagi saudaranya yang lain.
Kemudian, supporter istimewa tersebut diminta oleh Suryono yang menjadi master of ceremony (MC) di lapangan untuk turun dari bangku VIP dan menuju pinggir lapangan disaat jeda babak pertama.
Setelah diumumkan melalui pengeras suara, supporter istimewa tersebut keliling lapangan untuk menyapa Ultras Mania. Tak lupa, mereka memberikan dukungan moral kepada Sohei Matsunaga ketika keluar dari kamar ganti menuju lapangan hijau untuk melanjutkan pertandingan babak kedua
.(sho)
0
GRESIK-Seusai pertandingan menghadapi Persiba Balikpapan, coach Persegres, Widodo C Putro mengaku hasil yang didapatkan oleh anak asuhnya diluar perkiraan.
"Sebab kita sudah memperdiapkan diri. Saya pernah ada kehawatiran anak-anak kehilangan peak performance,"ujarnya dalam press conference,Minggu (01/09)
Diakuinya, alur bola kurang lancar karena anak asuhnya menganggap remeh lawan karena Persiba berada di klasemen bawah dalam klasemen.
" Dan ini terrbukti. Kita akan jadikan evaluasi untuk kedepan,"tandasnya.
Absennya Diego Santos diakui ada pengaruh dalam permainan timnya. Sebab, Diego sosok pemain yang tangguh serta memiliki tendangan keras.
Sementara itu, coach Persiba Balikpapan Herry Kiswanto terlihat cukup puas dengan hasil yang dicapai anak asuhnya dalam pertandingan away tersebut.
"Secara kesdeluruhan cukup baik. Sejak awal, kami menyadari dalam posisi rawan. Tetapi, kita tetap optimis. Dan telah ditunjukkan pemain meskipun ketinggalan tetap berjuang,"ujarnya.
Herry Kiswanto juga mengakui pemain-pemainnya sebenarnya memiliki peluang emas yang seharusnya membuahkan hasil. Tetapi, penyelesaiannya kurang masimal hingga terbuang.
"Kita tetap oprimis dan saya tekankan pada pemain harus bisa bermain bola
Sebenarnya dengan pemain yang ada cukup bagus,"tuturnya.
(sho)
0
GRESIK-Bermain tanpa beberapa pemain andalannya, Persegres Gresik ditahan imbang 1-1 ketika menjamu tim yang bercokol di papan bawah, Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga Super Indonesia (IsL) di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (01/09).
Kendati lebih banyak mendominasi jalannya perttandingan sejak kickoff babak pertama, namun Persegres yang berjuluk Laskar Jaka Samudero baru mampu memecah kebuntuan melalui Ngon Mamoun di menit 61 setelah melesakkan si kulit bundar ke gawang Persiba yang dikawal Wawan Hendarawan.
Namun, gol tersebut sempat mendapat protes keras dari pemain Persiba. Sebab, bola dianggap memantul keluar setelah menyentuh tiang gawang. Namun, hakim garis yang melihatnya tetap menyatakan bola masuk dan gol sebelum memantul keluar. Sehingga dijadikan dasar oleh wasit untuk tetap mengesahkan gol tersebut.
Dengan posisi unggul, Persegres meningkatkan serangan yang beberapa kali mengancam gawang Persiba.
Keasyikan menyerang, Persegres lengah. Akhirnya, sebuah tendangan keras yang di menit 81 dillesakkan M. Bahtiar dari luar kotak penalsti menghujam dipojok kiri gawang Persegres yang dkawal Herry Prasetya.
Skor 1-1 tak berubah hingga akhir pertandingan.
(sho)